Sabtu, 27 September 2014

SEKOLAH PARA BIN*A*TANG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SEKOLAH PARA BIN*A*TANGSyahdan, terbetiklah sebuah kabar yang menggegerkan langit dan bumi. Kabar itu berasal dari dunia binatang. Menurut cerita, para binatang besar ingin membuat sekolah untuk para binatang kecil. Mereka, para binatang besar itu, berencana menciptakan sebuah sekolah yang di dalamnya akan diajarkan mata pelajaran memanjat, terbang, berlari, berenang, dan menggali. Anehnya, mereka tidak dapat mengambil kata sepakat tentang subjek mana yang paling penting. Mereka akhirnya memutuskan agar semua murid mengikuti seluruh mata pelajaran yang diajarkan. Jadi, setiap murid harus mengikuti mata pelajaran memanjat, terbang, berlari, berenang, dan menggali. Sekolah pun dibuka dan menerima murid dari pelbagai pelosok hutan. Pada saat-saat awal dikabarkan bahwa sekolah berjalan lancar. Seluruh murid dan pengajar di sekolah itu menikmati segala kebaruan dan keceriaan. Hingga tibalah pada suatu hari yang mengubah keadaan sekolah itu. Tersebutlah salah satu murid bernama Kelinci. Kelinci jelas adalah binatang yang piawai berlari. Ketika mengikuti kelas berenang, Kelinci ini hampir tenggelam. Pengalaman mengikuti kelas berenang ternyata mengguncang batinnya. Lantaran sibuk mengurusi pelajaran berenang, si Kelinci ini pun tak pernah lagi dapat berlari secepat sebelumnya. Setelah kasus yang menimpa Kelinci, ada kejadian lain yang cukup memusingkan pengelola sekolah. Ini melanda murid lain bernama Elang. Elang, jelas, sangat pandai terbang. Namun, ketika....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Senin, 01 Juli 2013

Juice Pinang Muda....mau?

Juice Pinang Muda....mau?

Warnanya hijau, berbentuk agak lonjong dan menggerombol kecil-kecil serta tergantung pada tangkai-tangkai panjang yang juga berwarna hijau agak kecoklat-coklatan. Terletak di antara tumpukan buah-buahan lain seperti tomat, apel, mangga dan sebagainya. Terlihat dibalik sebuah "semacam etalase" dari kaca. Dan karena bentuk dan posisi penempatannya agak mencolok, tentu saja hal itu agak sedikit "eye catching" bagi kami berdua yang lewat di sekitar tempat tersebut.

Meskipun sering melewati tempat tersebut, namun bagi kami berdua hal itu mengundang rasa penasaran yang luar biasa. Penasaran bukan karena tumpukan dan susunan buah-buahan yang beraneka ragam tersebut, ataupun bukan karena harga yang dibanderol yang hampir seragam, namun lebih kepada "buah misterius" tersebut, penasaran itu buah apa dan bagaimana rasanya.....

Memang bukan hanya di warung tersebut saja kami pernah melihatnya, namun juga di hampir semua warung yang menyediakan menu juice yang bertebaran di seputar wilayah Pekanbaru. Dari tulisan-tulisan menu yang tertera secara mencolok pada kaca serta tebak-tebakan yang kami lakukan, akhirnya kami mengetahui juga bahwa buah tersebut adalah buah pinang muda....yang ternyata bukan hanya sebagai dekorasi belaka, namun juga dapat diolah menjadi minuman berbentuk juice buah....juice buah pinang muda....


(Gambar Buah Pinang di Pohonnya)


Akhirnya, kami juga tidak ingin membiarkan rasa penasaran berkembang terlalu lama, sehingga begitu ada kesempatan, kami ingin mencoba juice tersebut. Ternyata, kami cukup beruntung mendapat penjelasan dari si ibu penjual juice tersebut, bahwa juice pinang muda memiliki banyak khasiat kesehatan, meskipun ia juga mewanti-wanti agar tidak terlalu banyak mengkonsumsinya apalagi untuk wanita muda karena bisa menyebabkan rahim menjadi kering...."masa sih bu?"...memang, kami juga pernah mendengar dari seorang teman bahwa tidak dianjurkan meminum juice pinang muda terlalu banyak, karena bisa memabukkan....beugh...

Begitulah, setelah dikupas, buah tersebut kemudian diblender dan oleh si ibu ditambah banyak gula plus pemberian banyak susu kental manis, karena menurutnya lagi, juice tersebut rasanya tidak manis...lagi-lagi kami tambah penasaran....

Slurrppp....wah...ternyata benar...rasanya pahit dan agak bergetah..padahal kami telah menyaksikan sendiri bahwa pada proses pembuatan juice tersebut telah dibubuhi banyak gula dan susu kental manis....dan tidak satupun dari kami yang doyan...apalagi sampai menghabiskan juice tersebut...hahaha....

Penasaran rasa sudah terjawab, namun penasaran khasiat masih berlanjut. Apa iya, yang dikatakan sang ibu tadi bener?Ternyata...hasil dari browsing sana-sini di internet didapat banyak informasi tentang tanaman pinang plus berbagai khasiatnya utamanya kandungan zat pada buahnya.


(Gambar Buah Pinang yang telah dikupas)


Tanaman yang memiliki nama latin Areca catechu L dan sinonim A. hortensis, Lour ini, merupakan sejenis tumbuhan dari keluarga palmae. Penggunaan paling populer adalah kegiatan menyirih dengan bahan campuran buah pinang, daun sirih, dan kapur. Ada juga yang mencampurnya dengan tembakau. Diperkirakan, populasi pengguna buah pinang secara berkala dalam berbagai bentuk sediaan mencapai sekitar 500 juta orang. Wow...ternyata banyak juga....

Buah pinang yang juga disebut betel nut mengandung alkaloida seperti misalnya arekaina (arecaine) dan arekolina (arecoline), yang sedikit banyak bersifat racun dan adiktif, dapat merangsang otak serta sistem syaraf. Sementara itu, beberapa macam buah pinang menimbulkan rasa pening apabila dikunyah. Zat lain yang dikandung buah ini antara lain arecaidine, arecolidine, guracine (guacine), guvacoline, isoguvacoline, coline dan beberapa unsur lainnya. Wah....

Bagaimana dengan manfaatnya ya?Ternyata sudah sejak lama buah pinang dimanfaatkan oleh bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Air rebusan dari buah pinang digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang Kutai Kalimatan Timur.


(Gambar Buah Pinang dan Sirih yang Dapat Dikunyah Untuk Menguatkan Gigi)

Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata. Buah dan kulit buah bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman buah pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.

Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), buah pinang muda juga digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu. Wah...ternyata ada benarnya juga yang dikatakan si ibu...

Meskipun khasiat dan kandungan zatnya berlimpah, ternyata pemanfaatan buah pinang yang secara tradisional telah digunakan secara luas sejak ratusan tahun lalu, juga memiliki potensi bahaya bagi tubuh. Tentu saja bahaya tersebut muncul akibat konsumsi yang berlebihan. Seperti yang telah disebutkan di atas, buah pinang mengandung arekolin, suatu senyawa alkaloid aktif, yang bila digunakan berlebihan justru membahayakan kesehatan. Senyawa ini sangat potensial sehingga harus digunakan dalam jumlah kecil.


(Gambar Salah Seorang Penduduk di Papua yang Sedang Mengunyah Buah Pinang)


Secara lengkapnya bahaya jika kebanyakan mengkonsumsi buah pinang yang dikutip dari internet antara lain sebagai berikut: Arekolin bersifat sebagai sitotoksik (meracuni sel) dan sistatik kuat. Secara in vitro (dalam tabung reaksi), penggunaan arekolin dengan konsentrasi 0,042 mM (milimol) mengakibatkan penurunan daya hidup sel serta penurunan kecepatan sintesis DNA dan protein. Arekolin juga menyebabkan terjadinya kegagalan glutationa, yaitu sejenis enzim yang berfungsi melindungi sel dari efek merugikan.

Buah pinang juga mengandung senyawa golongan fenolik dalam jumlah relatif tinggi. Selama proses pengunyahan buah pinang di mulut, spesies oksigen reaktif (radikal bebas) akan terbentuk dari senyawa fenolik itu. Adanya kapur sirih yang menciptakan kondisi pH alkali akan lebih merangsang pembentukan oksigen reaktif itu. Oksigen reaktif inilah salah satu penyebab terjadinya kerusakan DNA atau genetik sel epitelial dalam mulut.

Kerusakan dapat berkembang menjadi fibrosis submukosa, yaitu salah satu jenis kanker mulut, yang telah menjangkiti sekitar 0,5% pengguna buah pinang. Selain berakibat jelek terhadap mulut, tanin buah pinang juga dapat menimbulkan luka pada mulut dan usus, yang jika dibiarkan dapat berakhir pada munculnya kanker.

Kandungan berbahaya lain pada buah pinang adalah senyawa turunan nitroso, yaitu N-nitrosoguvakolina, N-nitrosoguvasina, 3-(N-nitrosometilamino) propionaldehida dan 3-(N-nitrosometilamino) propionitrile. Keempat turunan nitroso ini merupakan senyawa bersifat sitotoksik (meracuni sel) dan genotoksik (meracuni gen) pada sel epithelial buccal, dan juga dapat menyebabkan terjadinya tumor pada pankreas, paru-paru, hidung, dan hati. Pada hewan percobaan, senyawa nitroso buah pinang juga terbukti dapat menyebabkan efek diabetogenik atau pemunculan diabetes secara spontan.

Para penderita asma juga harus ekstra hati-hati terhadap buah pinang. Ia dapat menimbulkan efek kontraksi pada saluran pernapasan, yang berasosiasi dengan kambuhnya serangan asma. Inhalat dua jenis alkaloid dari buah pinang yaitu arekolin (5,2 mg/ml) dan metakolin (1,6 mg/ml) dapat menyebabkan kontraksi saluran pernapasan, yang ditandai berkurangnya volume pengeluaran udara dari saluran pernapasan sebesar 20% pada penderita asma. Bahkan, ada beberapa pasien asma yang mengalami penurunan volume pengeluaran udara sebesar 30%, 150 menit setelah mengunyah buah pinang.

Penggunaan buah pinang dalam waktu bersamaan dengan obat sintetis yang mengandung flupentiksol, prosiklidina, flufenazina, prednison, dan salbutamol, dapat menimbulkan efek jaw tremor. Selain itu dapat juga mengakibatkan terjadinya kekakuan, akithesia, serangan asma, dan bradikinesia, yaitu produksi bradikinin yang berlebihan sehingga menimbulkan alergi (kulit bentol-bentol dan gatal).

Wah...ternyata buah pinang mengandung beragam khasiat dan potensi bahaya sekaligus ya... Sekarang tergantung dari kita apakah ingin mengambil manfaat buah tersebut sebesar-besarnya ataukah sebaliknya, karena takut berbahaya malah tidak menyentuh buah tersebut sama sekali....uhmmm...opsi yang kedua rasanya tidak dianjurkan deh....

Baiklah...saya telah mengetahui banyak manfaat sekaligus potensi bahaya yang dikandung buah pinang, demikian juga para pembaca. Rasa penasaran saya juga sudah terpuaskan...tapi tantangan muncul kembali...kalau misalnya saya membeli lagi juice buah pinang tersebut...kira-kira bisa saya habiskan tidak ya?

Juice Pinang Muda....mau?

Juice Pinang Muda....mau?

Warnanya hijau, berbentuk agak lonjong dan menggerombol kecil-kecil serta tergantung pada tangkai-tangkai panjang yang juga berwarna hijau agak kecoklat-coklatan. Terletak di antara tumpukan buah-buahan lain seperti tomat, apel, mangga dan sebagainya. Terlihat dibalik sebuah "semacam etalase" dari kaca. Dan karena bentuk dan posisi penempatannya agak mencolok, tentu saja hal itu agak sedikit "eye catching" bagi kami berdua yang lewat di sekitar tempat tersebut.

Meskipun sering melewati tempat tersebut, namun bagi kami berdua hal itu mengundang rasa penasaran yang luar biasa. Penasaran bukan karena tumpukan dan susunan buah-buahan yang beraneka ragam tersebut, ataupun bukan karena harga yang dibanderol yang hampir seragam, namun lebih kepada "buah misterius" tersebut, penasaran itu buah apa dan bagaimana rasanya.....

Memang bukan hanya di warung tersebut saja kami pernah melihatnya, namun juga di hampir semua warung yang menyediakan menu juice yang bertebaran di seputar wilayah Pekanbaru. Dari tulisan-tulisan menu yang tertera secara mencolok pada kaca serta tebak-tebakan yang kami lakukan, akhirnya kami mengetahui juga bahwa buah tersebut adalah buah pinang muda....yang ternyata bukan hanya sebagai dekorasi belaka, namun juga dapat diolah menjadi minuman berbentuk juice buah....juice buah pinang muda....


(Gambar Buah Pinang di Pohonnya)


Akhirnya, kami juga tidak ingin membiarkan rasa penasaran berkembang terlalu lama, sehingga begitu ada kesempatan, kami ingin mencoba juice tersebut. Ternyata, kami cukup beruntung mendapat penjelasan dari si ibu penjual juice tersebut, bahwa juice pinang muda memiliki banyak khasiat kesehatan, meskipun ia juga mewanti-wanti agar tidak terlalu banyak mengkonsumsinya apalagi untuk wanita muda karena bisa menyebabkan rahim menjadi kering...."masa sih bu?"...memang, kami juga pernah mendengar dari seorang teman bahwa tidak dianjurkan meminum juice pinang muda terlalu banyak, karena bisa memabukkan....beugh...

Begitulah, setelah dikupas, buah tersebut kemudian diblender dan oleh si ibu ditambah banyak gula plus pemberian banyak susu kental manis, karena menurutnya lagi, juice tersebut rasanya tidak manis...lagi-lagi kami tambah penasaran....

Slurrppp....wah...ternyata benar...rasanya pahit dan agak bergetah..padahal kami telah menyaksikan sendiri bahwa pada proses pembuatan juice tersebut telah dibubuhi banyak gula dan susu kental manis....dan tidak satupun dari kami yang doyan...apalagi sampai menghabiskan juice tersebut...hahaha....

Penasaran rasa sudah terjawab, namun penasaran khasiat masih berlanjut. Apa iya, yang dikatakan sang ibu tadi bener?Ternyata...hasil dari browsing sana-sini di internet didapat banyak informasi tentang tanaman pinang plus berbagai khasiatnya utamanya kandungan zat pada buahnya.


(Gambar Buah Pinang yang telah dikupas)


Tanaman yang memiliki nama latin Areca catechu L dan sinonim A. hortensis, Lour ini, merupakan sejenis tumbuhan dari keluarga palmae. Penggunaan paling populer adalah kegiatan menyirih dengan bahan campuran buah pinang, daun sirih, dan kapur. Ada juga yang mencampurnya dengan tembakau. Diperkirakan, populasi pengguna buah pinang secara berkala dalam berbagai bentuk sediaan mencapai sekitar 500 juta orang. Wow...ternyata banyak juga....

Buah pinang yang juga disebut betel nut mengandung alkaloida seperti misalnya arekaina (arecaine) dan arekolina (arecoline), yang sedikit banyak bersifat racun dan adiktif, dapat merangsang otak serta sistem syaraf. Sementara itu, beberapa macam buah pinang menimbulkan rasa pening apabila dikunyah. Zat lain yang dikandung buah ini antara lain arecaidine, arecolidine, guracine (guacine), guvacoline, isoguvacoline, coline dan beberapa unsur lainnya. Wah....

Bagaimana dengan manfaatnya ya?Ternyata sudah sejak lama buah pinang dimanfaatkan oleh bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Air rebusan dari buah pinang digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang Kutai Kalimatan Timur.


(Gambar Buah Pinang dan Sirih yang Dapat Dikunyah Untuk Menguatkan Gigi)

Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata. Buah dan kulit buah bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman buah pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.

Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), buah pinang muda juga digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu. Wah...ternyata ada benarnya juga yang dikatakan si ibu...

Meskipun khasiat dan kandungan zatnya berlimpah, ternyata pemanfaatan buah pinang yang secara tradisional telah digunakan secara luas sejak ratusan tahun lalu, juga memiliki potensi bahaya bagi tubuh. Tentu saja bahaya tersebut muncul akibat konsumsi yang berlebihan. Seperti yang telah disebutkan di atas, buah pinang mengandung arekolin, suatu senyawa alkaloid aktif, yang bila digunakan berlebihan justru membahayakan kesehatan. Senyawa ini sangat potensial sehingga harus digunakan dalam jumlah kecil.


(Gambar Salah Seorang Penduduk di Papua yang Sedang Mengunyah Buah Pinang)


Secara lengkapnya bahaya jika kebanyakan mengkonsumsi buah pinang yang dikutip dari internet antara lain sebagai berikut: Arekolin bersifat sebagai sitotoksik (meracuni sel) dan sistatik kuat. Secara in vitro (dalam tabung reaksi), penggunaan arekolin dengan konsentrasi 0,042 mM (milimol) mengakibatkan penurunan daya hidup sel serta penurunan kecepatan sintesis DNA dan protein. Arekolin juga menyebabkan terjadinya kegagalan glutationa, yaitu sejenis enzim yang berfungsi melindungi sel dari efek merugikan.

Buah pinang juga mengandung senyawa golongan fenolik dalam jumlah relatif tinggi. Selama proses pengunyahan buah pinang di mulut, spesies oksigen reaktif (radikal bebas) akan terbentuk dari senyawa fenolik itu. Adanya kapur sirih yang menciptakan kondisi pH alkali akan lebih merangsang pembentukan oksigen reaktif itu. Oksigen reaktif inilah salah satu penyebab terjadinya kerusakan DNA atau genetik sel epitelial dalam mulut.

Kerusakan dapat berkembang menjadi fibrosis submukosa, yaitu salah satu jenis kanker mulut, yang telah menjangkiti sekitar 0,5% pengguna buah pinang. Selain berakibat jelek terhadap mulut, tanin buah pinang juga dapat menimbulkan luka pada mulut dan usus, yang jika dibiarkan dapat berakhir pada munculnya kanker.

Kandungan berbahaya lain pada buah pinang adalah senyawa turunan nitroso, yaitu N-nitrosoguvakolina, N-nitrosoguvasina, 3-(N-nitrosometilamino) propionaldehida dan 3-(N-nitrosometilamino) propionitrile. Keempat turunan nitroso ini merupakan senyawa bersifat sitotoksik (meracuni sel) dan genotoksik (meracuni gen) pada sel epithelial buccal, dan juga dapat menyebabkan terjadinya tumor pada pankreas, paru-paru, hidung, dan hati. Pada hewan percobaan, senyawa nitroso buah pinang juga terbukti dapat menyebabkan efek diabetogenik atau pemunculan diabetes secara spontan.

Para penderita asma juga harus ekstra hati-hati terhadap buah pinang. Ia dapat menimbulkan efek kontraksi pada saluran pernapasan, yang berasosiasi dengan kambuhnya serangan asma. Inhalat dua jenis alkaloid dari buah pinang yaitu arekolin (5,2 mg/ml) dan metakolin (1,6 mg/ml) dapat menyebabkan kontraksi saluran pernapasan, yang ditandai berkurangnya volume pengeluaran udara dari saluran pernapasan sebesar 20% pada penderita asma. Bahkan, ada beberapa pasien asma yang mengalami penurunan volume pengeluaran udara sebesar 30%, 150 menit setelah mengunyah buah pinang.

Penggunaan buah pinang dalam waktu bersamaan dengan obat sintetis yang mengandung flupentiksol, prosiklidina, flufenazina, prednison, dan salbutamol, dapat menimbulkan efek jaw tremor. Selain itu dapat juga mengakibatkan terjadinya kekakuan, akithesia, serangan asma, dan bradikinesia, yaitu produksi bradikinin yang berlebihan sehingga menimbulkan alergi (kulit bentol-bentol dan gatal).

Wah...ternyata buah pinang mengandung beragam khasiat dan potensi bahaya sekaligus ya... Sekarang tergantung dari kita apakah ingin mengambil manfaat buah tersebut sebesar-besarnya ataukah sebaliknya, karena takut berbahaya malah tidak menyentuh buah tersebut sama sekali....uhmmm...opsi yang kedua rasanya tidak dianjurkan deh....

Baiklah...saya telah mengetahui banyak manfaat sekaligus potensi bahaya yang dikandung buah pinang, demikian juga para pembaca. Rasa penasaran saya juga sudah terpuaskan...tapi tantangan muncul kembali...kalau misalnya saya membeli lagi juice buah pinang tersebut...kira-kira bisa saya habiskan tidak ya?

Juice Pinang Muda....mau?

Juice Pinang Muda....mau?

Warnanya hijau, berbentuk agak lonjong dan menggerombol kecil-kecil serta tergantung pada tangkai-tangkai panjang yang juga berwarna hijau agak kecoklat-coklatan. Terletak di antara tumpukan buah-buahan lain seperti tomat, apel, mangga dan sebagainya. Terlihat dibalik sebuah "semacam etalase" dari kaca. Dan karena bentuk dan posisi penempatannya agak mencolok, tentu saja hal itu agak sedikit "eye catching" bagi kami berdua yang lewat di sekitar tempat tersebut.

Meskipun sering melewati tempat tersebut, namun bagi kami berdua hal itu mengundang rasa penasaran yang luar biasa. Penasaran bukan karena tumpukan dan susunan buah-buahan yang beraneka ragam tersebut, ataupun bukan karena harga yang dibanderol yang hampir seragam, namun lebih kepada "buah misterius" tersebut, penasaran itu buah apa dan bagaimana rasanya.....

Memang bukan hanya di warung tersebut saja kami pernah melihatnya, namun juga di hampir semua warung yang menyediakan menu juice yang bertebaran di seputar wilayah Pekanbaru. Dari tulisan-tulisan menu yang tertera secara mencolok pada kaca serta tebak-tebakan yang kami lakukan, akhirnya kami mengetahui juga bahwa buah tersebut adalah buah pinang muda....yang ternyata bukan hanya sebagai dekorasi belaka, namun juga dapat diolah menjadi minuman berbentuk juice buah....juice buah pinang muda....


(Gambar Buah Pinang di Pohonnya)


Akhirnya, kami juga tidak ingin membiarkan rasa penasaran berkembang terlalu lama, sehingga begitu ada kesempatan, kami ingin mencoba juice tersebut. Ternyata, kami cukup beruntung mendapat penjelasan dari si ibu penjual juice tersebut, bahwa juice pinang muda memiliki banyak khasiat kesehatan, meskipun ia juga mewanti-wanti agar tidak terlalu banyak mengkonsumsinya apalagi untuk wanita muda karena bisa menyebabkan rahim menjadi kering...."masa sih bu?"...memang, kami juga pernah mendengar dari seorang teman bahwa tidak dianjurkan meminum juice pinang muda terlalu banyak, karena bisa memabukkan....beugh...

Begitulah, setelah dikupas, buah tersebut kemudian diblender dan oleh si ibu ditambah banyak gula plus pemberian banyak susu kental manis, karena menurutnya lagi, juice tersebut rasanya tidak manis...lagi-lagi kami tambah penasaran....

Slurrppp....wah...ternyata benar...rasanya pahit dan agak bergetah..padahal kami telah menyaksikan sendiri bahwa pada proses pembuatan juice tersebut telah dibubuhi banyak gula dan susu kental manis....dan tidak satupun dari kami yang doyan...apalagi sampai menghabiskan juice tersebut...hahaha....

Penasaran rasa sudah terjawab, namun penasaran khasiat masih berlanjut. Apa iya, yang dikatakan sang ibu tadi bener?Ternyata...hasil dari browsing sana-sini di internet didapat banyak informasi tentang tanaman pinang plus berbagai khasiatnya utamanya kandungan zat pada buahnya.


(Gambar Buah Pinang yang telah dikupas)


Tanaman yang memiliki nama latin Areca catechu L dan sinonim A. hortensis, Lour ini, merupakan sejenis tumbuhan dari keluarga palmae. Penggunaan paling populer adalah kegiatan menyirih dengan bahan campuran buah pinang, daun sirih, dan kapur. Ada juga yang mencampurnya dengan tembakau. Diperkirakan, populasi pengguna buah pinang secara berkala dalam berbagai bentuk sediaan mencapai sekitar 500 juta orang. Wow...ternyata banyak juga....

Buah pinang yang juga disebut betel nut mengandung alkaloida seperti misalnya arekaina (arecaine) dan arekolina (arecoline), yang sedikit banyak bersifat racun dan adiktif, dapat merangsang otak serta sistem syaraf. Sementara itu, beberapa macam buah pinang menimbulkan rasa pening apabila dikunyah. Zat lain yang dikandung buah ini antara lain arecaidine, arecolidine, guracine (guacine), guvacoline, isoguvacoline, coline dan beberapa unsur lainnya. Wah....

Bagaimana dengan manfaatnya ya?Ternyata sudah sejak lama buah pinang dimanfaatkan oleh bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Air rebusan dari buah pinang digunakan untuk mengatasi penyakit seperti haid dengan darah berlebihan, hidung berdarah (mimisan), koreng, borok, bisul, eksim, kudis, difteri, cacingan (kremi, gelang, pita, tambang), mencret dan disentri oleh masyarakat desa Semayang Kutai Kalimatan Timur.


(Gambar Buah Pinang dan Sirih yang Dapat Dikunyah Untuk Menguatkan Gigi)

Selain itu digunakan juga untuk mengatasi bengkak karena retensi cairan (edema), rasa penuh di dada, luka, batuk berdahak, diare, terlambat haid, keputihan, beri-beri, malaria, memperkecil pupil mata. Buah dan kulit buah bagian dalam dapat juga digunakan untuk menguatkan gigi goyah, bersama-sama dengan sirih. Air rendaman buah pinang muda digunakan untuk obat sakit mata oleh suku Dayak Kendayan, di kecamatan Air Besar Kalimantan Barat.

Sementara bagi masyarakat Papua umumnya, pinang muda digunakan bersama dengan sirih untuk menguatkan gigi. Selain sebagai obat penguat gigi, masyarakat pesisir pantai desa Assai dan Yoon-noni, yang didiami oleh suku Menyah, Arfak, Biak dan Serui (Papua), buah pinang muda juga digunakan sebagai obat untuk mengecilkan rahim setelah melahirkan oleh kaum wanita dengan cara memasak buah pinang muda tersebut dan airnya diminum selama satu minggu. Wah...ternyata ada benarnya juga yang dikatakan si ibu...

Meskipun khasiat dan kandungan zatnya berlimpah, ternyata pemanfaatan buah pinang yang secara tradisional telah digunakan secara luas sejak ratusan tahun lalu, juga memiliki potensi bahaya bagi tubuh. Tentu saja bahaya tersebut muncul akibat konsumsi yang berlebihan. Seperti yang telah disebutkan di atas, buah pinang mengandung arekolin, suatu senyawa alkaloid aktif, yang bila digunakan berlebihan justru membahayakan kesehatan. Senyawa ini sangat potensial sehingga harus digunakan dalam jumlah kecil.


(Gambar Salah Seorang Penduduk di Papua yang Sedang Mengunyah Buah Pinang)


Secara lengkapnya bahaya jika kebanyakan mengkonsumsi buah pinang yang dikutip dari internet antara lain sebagai berikut: Arekolin bersifat sebagai sitotoksik (meracuni sel) dan sistatik kuat. Secara in vitro (dalam tabung reaksi), penggunaan arekolin dengan konsentrasi 0,042 mM (milimol) mengakibatkan penurunan daya hidup sel serta penurunan kecepatan sintesis DNA dan protein. Arekolin juga menyebabkan terjadinya kegagalan glutationa, yaitu sejenis enzim yang berfungsi melindungi sel dari efek merugikan.

Buah pinang juga mengandung senyawa golongan fenolik dalam jumlah relatif tinggi. Selama proses pengunyahan buah pinang di mulut, spesies oksigen reaktif (radikal bebas) akan terbentuk dari senyawa fenolik itu. Adanya kapur sirih yang menciptakan kondisi pH alkali akan lebih merangsang pembentukan oksigen reaktif itu. Oksigen reaktif inilah salah satu penyebab terjadinya kerusakan DNA atau genetik sel epitelial dalam mulut.

Kerusakan dapat berkembang menjadi fibrosis submukosa, yaitu salah satu jenis kanker mulut, yang telah menjangkiti sekitar 0,5% pengguna buah pinang. Selain berakibat jelek terhadap mulut, tanin buah pinang juga dapat menimbulkan luka pada mulut dan usus, yang jika dibiarkan dapat berakhir pada munculnya kanker.

Kandungan berbahaya lain pada buah pinang adalah senyawa turunan nitroso, yaitu N-nitrosoguvakolina, N-nitrosoguvasina, 3-(N-nitrosometilamino) propionaldehida dan 3-(N-nitrosometilamino) propionitrile. Keempat turunan nitroso ini merupakan senyawa bersifat sitotoksik (meracuni sel) dan genotoksik (meracuni gen) pada sel epithelial buccal, dan juga dapat menyebabkan terjadinya tumor pada pankreas, paru-paru, hidung, dan hati. Pada hewan percobaan, senyawa nitroso buah pinang juga terbukti dapat menyebabkan efek diabetogenik atau pemunculan diabetes secara spontan.

Para penderita asma juga harus ekstra hati-hati terhadap buah pinang. Ia dapat menimbulkan efek kontraksi pada saluran pernapasan, yang berasosiasi dengan kambuhnya serangan asma. Inhalat dua jenis alkaloid dari buah pinang yaitu arekolin (5,2 mg/ml) dan metakolin (1,6 mg/ml) dapat menyebabkan kontraksi saluran pernapasan, yang ditandai berkurangnya volume pengeluaran udara dari saluran pernapasan sebesar 20% pada penderita asma. Bahkan, ada beberapa pasien asma yang mengalami penurunan volume pengeluaran udara sebesar 30%, 150 menit setelah mengunyah buah pinang.

Penggunaan buah pinang dalam waktu bersamaan dengan obat sintetis yang mengandung flupentiksol, prosiklidina, flufenazina, prednison, dan salbutamol, dapat menimbulkan efek jaw tremor. Selain itu dapat juga mengakibatkan terjadinya kekakuan, akithesia, serangan asma, dan bradikinesia, yaitu produksi bradikinin yang berlebihan sehingga menimbulkan alergi (kulit bentol-bentol dan gatal).

Wah...ternyata buah pinang mengandung beragam khasiat dan potensi bahaya sekaligus ya... Sekarang tergantung dari kita apakah ingin mengambil manfaat buah tersebut sebesar-besarnya ataukah sebaliknya, karena takut berbahaya malah tidak menyentuh buah tersebut sama sekali....uhmmm...opsi yang kedua rasanya tidak dianjurkan deh....

Baiklah...saya telah mengetahui banyak manfaat sekaligus potensi bahaya yang dikandung buah pinang, demikian juga para pembaca. Rasa penasaran saya juga sudah terpuaskan...tapi tantangan muncul kembali...kalau misalnya saya membeli lagi juice buah pinang tersebut...kira-kira bisa saya habiskan tidak ya?

JUICE PINANG MUDA ASLI





juice pinang muda

Areca Catechu yang dikenal oleh masyarakat dengan sebutan "PINANG" merupakan tumbuhan yang telah lama digunakan sebagai obat, senyawa lain yang terkandung dalam biji pinang adalah arecaedine atau arecaine, choline atau bilineurine, guvacine, guvacoline, dan tannin dari kelompok ester glukosa yang mengandung beberapa gugusan pirogalol. Sifat astringent dan hemostatik dari zat tannin inilah yang berkhasiat untuk menguatkan gigi, biji pinang muda juga untuk memulihkan rahim setelah melahirkan bagi kaum wanita, menambah nafsu makan, stamina, dan lain-lain. beberafa efek yang terlihat pada perangsangan susunan syaraf pusat adalah meningkatkan aktifitas motorik, perpendek lama tidur meningkatkan daya tahan tubuh, dan meningkatkan konsentrasi.

KOMPOSISI:
1.PINANG MUDA

*Meningkatkan Stamina & Vitalitas
*Mengatasi Impotensi / Lemah Syahwat
*Memulihkan Kondisi rahim setelah melahirkan
*mengatasi Demam, histeria, disentri (mencret)
, Malaria
*Mengencangkan otot perut serta payudara
2.MENGKUDU

*Mengatur siklus haid & suasana hati (mood)
*Mengatur siklus energi tubuh (metabolisme)
*Meningkatkan daya tahan tubuh
*Menormalkan tekanan darah
*Melawan tumor dan kanker
*menghilangkan rasa sakit
*Anti peradangan dan anti alergi
*anti bakteri
3.JAHE

*Menghangatkan tubuh
*Mengatasi rematik, pegal-pegal
*Mengatasi masuk angin
*Mengatasi sakit kepala
*Mengatasi penyakit ashma

MANFAAT :

1.Meningkatkan Stamina & Vitalitas
2.Mengatasi Gangguan Jantung
3.Mengatasi nyeri sendi (Edema)
4.Meningkatkan Sirkulasi Dara (Metabolisme)
5.Mengatasi Ashma / Sesak nafas
6.Mengatasi Stroke
7.Meningkatkan Konsentrasi

ATURAN PAKAI :

Ambil 1 s/d 2 sendok, larutkan dengan air hangat +- 150ml, atau dapat digunakan untuk campuran minuman teh, kopi, jamu, serta dapat diminum langsung.

MERUPAKAN NUTRISI SEIMBANG UNTUK TUBUH KITA SERTA SANGAT COCOK UNTUK PEKERJA KERAS



PESAN SEGERA HUBUNGI :

INFO PEMESANAN

HUB : ALI,ST HP: 085297399316 (TELKOMSEL) / 081533188336 (INDOSAT) PIN BB: 24A70143 Harga tambah ongkos TIKI untuk daerah masing2 diseluruh Indonesia. VERIFIED MEMBER DI TOKO BAGUS DAN DINO MARKET PEMESANAN SILAHKAN TRANSFER KE BANK BRI SYARIAH NO REK : 1004365662 A/N MOHD MUKTI SYAHALI
Prinsip bisnis Kami adalah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya tidak saja bagi customer tapi juga semua orang. Nilai yang kami pegang teguh adalah customer excellence dan keberkahan serta kasih dan sayang untuk semua umat,Insya Allah,Amin.
http://www.kingalibabastore.blogspot.com

Sabtu, 22 Juni 2013

Mengurai 1001 Khasiat Buah Pinang Muda


Mengurai 1001 Khasiat Buah Pinang Muda
khasiat buah pinang muda
Pinang merupakan sejenis tumbuhan yang banyak ditemukan di kawasan Pasifik, Afrika dan juga benua Asia. Tumbuhan ini memiliki buah dengan cangkang serabut serupa kelapa. Buah tumbuhan ini juga dinamai sama dengan tanamannya, Pinang. Dunia mengenal buah yang satu ini dengan nama Betel Palm atau Betel Nut Tree. Sementara itu dalam kajian ilmiah, pinang dikenal dengan nama Areca Catechu. Bagi Indonesia, pinang dianggap sebagai bagian dari budaya leluhur sebab ia merupakan salah satu buah yang sering dijadikan pelengkap upacara adat. Selain itu, pinang juga populer dijadikan pelengkap budaya menyirih di berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, di luar negeri, piang lebih populer diolah menjadi penganan nikmat seperti permen dan cemilan lainnya. Di balik rasa pinang yang khas, ia menyimpan manfaat yang cukup mengejutkan khususnya buah yang masih muda. Ingin tahu khasiat buah pinang muda? Berikut uraiannya.

Kaya Akan Senyawa Bermanfaat

Sumber khasiat buah pinang muda adalah sejumlah senyawa penting yang terkandung di dalamnya. Menurut penelitian ilmiah, buah pinang muda mengandung Arecoline, Arecaidine, Zat warna phlobapheen atau areca red, guracine atau guacine, guvacoline, senyawa alkaloid dan masih banyak lagi lainnya. Dengan sederet kandungan tersebut, wajar jika kemudian khasiat buah pinang muda juga berderet, antara lain sebagai obat cacing, menghentikan mimisan, menguatkan gusi, menghentikan pendarahan, kudis, sariawan, disentri, batu ginjal dan masih banyak lagi lainnya.


Khasiat buah pinang muda dalam mengatasi pendarahan telah dibuktikan secara ilmiah. Khasiat ini bersumber dari senyawa Choline atau bilineurine, Arecaidine atau arecaine, Tannin, Guvacoline, dan Guvacine yang merupakani kelompok ester glukosa dan bergandengan dengan sejumlah gugusan pirogalol. Berdasarkan penelitian lebih lanjut, sederet senyawa ini memili sifat astringent juga hemostatik sehingga mampu mengentikan proses pendarahan serta membuat gusi jauh lebih kuat.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhl0xoDBRCkstXt0FAs0PVy38Davu__pwLGIO9oxII3n73EjglF5qvH5SKoVa3MrbmBC1KB9rdmUzdMhhnISfs9u0hWPNKhwvAvz9EeeFLsEKB14S-IyqbhynnA-TnXxBKv-J63Z7NUmUHB/s1600/DSCN6942++ddddd.JPG

Sementara itu, khasiat buah pinang muda mengusir cacing bersumber dari senyawa Arecoline yang memang sangat ampuh mengusir cacing pita pada unggas, kucing juga anjing. Melalui penelitian lebih lanjut, obat cacing untuk manusia berbahan buah pinang muda juga mulai dilirik. Jauh sebelum penelitian tersebut, leluhur kita sudah mengkonsumsi buah pinang khususnya yang muda sehingga mereka terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh cacing.

Selain memiliki beragam khasiat bagi kesehatan, ternyata buah pinang muda juga bisa dimanfaatkan dalam keseharian masyarakat. Zat pewarna alami yang terkandung di dalam buah pinang muda memang banyak digunakan sebagai bahan pewarna serat. Jauh lebih mudah, alami dan tentu berkualitas. Warna merah anggur pada buah pinang muda ini bersumber dari senyawa phobapheen yang terkandung di dalamnya.

Mengingat khasiat buah pinang muda ini cukup beragam, maka paradigma mengkonsumsi pinang itu “kampungan” harus dirubah sebab secara medis mereka yang rutin mengkonsumsi pinang muda justru memperoleh manfaat yang lebih baik. Jika tak suka warnanya yang melekat pada gigi, Anda bisa mencoba kapsul ekstrak pinang muda yang kini mulai marak dikembangkan oleh produsen obat herbal.

CARA PEMESANAN DAN WAKTU PEMESANAN 24JAM

Cara Pemesanan : SMS ke081533188336, tuliskan : Pesan Pinang Muda, Jumlah Botol, Nama dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)
Contoh SMS :
Pesan Pinang Muda, 3 Botol, Anwar Khaeruddin, Jl. Kyai Maja No. 50 Kel. Keramat Pela-Jakarta Selatan 12130

Dan Kami akan membalas SMS Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Teh Hitam Blesstea ke Anda.
Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa SMS order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas SMS Anda.

HUB : ALI,ST HP: 085297399316 (TELKOMSEL) / 081533188336 (INDOSAT) PIN BB: 24A70143 Harga tambah ongkos TIKI untuk daerah masing2 diseluruh Indonesia. VERIFIED MEMBER DI TOKO BAGUS DAN DINO MARKET PEMESANAN SILAHKAN TRANSFER KE BANK BRI SYARIAH NO REK : 1004365662 A/N MOHD MUKTI SYAHALI
Prinsip bisnis Kami adalah memberikan manfaat yang sebesar-besarnya tidak saja bagi customer tapi juga semua orang. Nilai yang kami pegang teguh adalah customer excellence dan keberkahan serta kasih dan sayang untuk semua umat,Insya Allah,Amin.